So, tempat tujuan wisata kami sekeluarga adalah..eng ing eng..."Kota bunga MALANG!!".
Alasannya pertama mbak avin pengen banget ke jatim park setelah diojok2in ma ibunya yang beberapa waktu lalu tour ma temen2 kantornya kesana. Kedua selain mbak tari, semua keluargaku blm pernah sowan ke Malang, ketiga nostalgila bow, moreless 3 thn yang lalu, tepatnya Desember 2008, di kota inilah pertama kali aku ketemu Mas...cuit cuit cuit...
Mendekati hari H, ada kabar kurang menyenangkan. Mbak Tari terpaksa tereliminasi dari rombongan karena mendapat tugas dari kantornya. Tapi hal tersebut tidak menyurutkan semangat Mbak Avin sebagai lakon untuk tetep go to Malang, so kami rombongan penggembira pun siap-siap berangkaaaaat...!!!. Aku memutuskan untuk berangkat lebih awal dari rombongan, mau ngecek-ngecek tetek bengek di sana, segala akomodasi, transportasi n of course biar agak lamaan gitu pacarannya..hehehehe
23 June 2011
Diantar oleh orang serumah, aku menuju ke Sta. Tugu Jogja. Menunggu hampir 1 jam, akhirnya keretaku tiba. Malabar Eks jurusan Malang. Aku dapat seat no 12A.
Waktu menunjukkan pkl 00.15 perjalanan terhitung lancar, tapi sumpah mampyuuuss...uuuaaadeeem rekk!!!Setelah berhenti di 3 tempat, Madiun,Blitar dan terakhir dan yang paling lama di Pakisaji, akhirnya aku sampai di Sta Kota Baru, tepat pkl 08.30
24 June 2011
"Assalamu'alaikum Malang..." Mas udah ikut berjejel di deretan penjemput, udah rapi. Maklum dia barusan presentasi di kampusnya. Rapi juga menutupi luka2 bakar di kaki dan tangan kanannya dengan perban.Hhhhppppfff, sabar ya!!Perut sudah mulai keroncongan, karena sejak semalem blm makan. Ternyata doi belum sarapan juga, sejak berangkat dari Paiton shubuh tadi. Akhirnya wisata kuliner dimulai. Aku pengen sarapan pertama di Malang kalo ga pecel ya nasi Bhuk. Berhubung yang sejalan dari stasiun ke hotel adalah pecel, maka kami berdua sarapan pecel, di hari pertamaku di Malang.
Setelah kenyang dan puas ngrasain pecel glintung, yang ternyata tidak begitu pedes ini (yeeesss!!), kami berdua meluncur ke kost-an Mas sebentar di bilangan candi trowulan. Setelah itu kami lanjutkan ke Homestay KedungOmbo di belakang kampus ITN, tepatnya di Jl. Bendungan Kedung Ombo untuk mengkonfirm ulang n memberi tanda jadi. Di sini nanti keluargaku menginap selama di Malang. Kedung Ombo Homestay merupakan sebuah penginapan keluarga yang berdiri d tengah-tengah kota Malang dan lokasinya berada dekat dengan pusat-pusat perbelanjaan seperti Malang Town Square (MATOS),@MX. Setelah semua fix, Mas pun mengantarkanku ke hotel Mutiara di Jl. Jaksa Agung Suprapto untuk beristirahat sebentar, sambil nggu Mas sholat Jumat.
Setelah lumayan tidur dan bersih-bersih mandi, sekitar jam 3 sore Mas menjemput, karena beliau dalam keadaan cedera dan harus tertib ngobat, akhirnya kita cari makan alias wisata kuliner lagiiiii....Aku pengen bangeet Rawon, siang itu.
Yah,,,ternyata belum rejekiku, Rawon Nguling di jl Zainul Arifin tempat tujuan kami sudah tutup ;(((. Gelo..gelo..gelo, setelah muter2 di Pasar Besar, akhirnya kita memutuskan untuk makan sore bukan makanan yang berat2. Yowes kita nostalgia jajanan yayangku pas kuliah dulu, which is Tahu Telor plus es jeruk, krupuk bawang n nontonin Indonesia Open,Taufik Hidayat vs Peter Gade..hmmmm Maknyuss juga..(sayaaaang taufik K.O ;(( ). Kayaknya efek obat bikin Mas ngantuk plus capek juga kali seharian belum istirahat. Akhirnya dia kusuruh tidur dulu ntar habis maghrib jalan2 lagi...hahaha, maaf ya sopirku tercintaah, nyuruh2 selalu.
Tunai maghrib n isya, Mas njemput lagi..kali ini aku mau diajakin ke rumah temennya. Tapi di tengah jalan dia tergoda untuk memutar setir masuk ke parkiran toko2 di depan Mitra Dept. Store .Oaaalaaah, makanan kesukaan Mas, Martabak.... Tepatnya di Martabak Agung, Jl. Merdeka Timur 2F Malang Kota/Klojen. Kata dia martabak di sini enak. Saat membaca daftar menu, aku tertarik dengan salah satu menu, yaitu nasi Briyani ayam. Setelah menunggu beberapa saat, pesanan kami datang.
Mas pesan martabak biasa, aku memesan Nasi Briyani ayam yang berisi potongan-potongan daging ayam yang dimasak bersama nasi serta digoreng dengan minyak samin dan disajikan dengan irisan tomat dan timun, acar, slada dan cabe rawit, pas banget buat ngimbangin nasinya yang berlemak. Aromanya jangan ditanya, lazziiiisss...
Sumpah...perut full banget, komentar2 tmn2 via twitter n fb di status check-in ku bisa2 terjadi nih, timbangan naiiiikkk...(na'udzubillah!). Perjalanan lanjut ke Permata Saxophone, rmh temennya Mas. Ngobrol2 bentar, jam menunjukkan pkl 22.00. Di drop di hotel, tiduuuurrr..!!!Siap2 besok shubuh menyambut rombongan...
To be continued..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar